InfoBeasiswaS1 – Pemerintah Republik Romania melalui Kementerian Luar Negeri kembali menawarkan beasiswa untuk mahasiswa asing, termasuk di antaranya dari Indonesia. Jumlah beasiswa yang disiapkan untuk tahun akademik 2011/2012 ini sebanyak 85 beasiswa S1 ke Romania dan pascasarjana (S-2/S-3) dengan bahasa pengantar bahasa Romania. Seleksi...
By admin, on February 4th, 2011
InfoBeasiswaS1 – Pemerintah Republik Romania melalui Kementerian Luar Negeri kembali menawarkan beasiswa untuk mahasiswa asing, termasuk di antaranya dari Indonesia. Jumlah beasiswa yang disiapkan untuk tahun akademik 2011/2012 ini sebanyak 85 beasiswa S1 ke Romania dan pascasarjana (S-2/S-3) dengan bahasa pengantar bahasa Romania.
Seleksi kandidat yang berhak meraih beasiswa ini akan langsung dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan, serta Kementerian Kepemudaan dan Olahraga Romania. Bagi teman-teman yang berminat memperoleh beasiswa S1 ke Romania, kualifikasi kandidat yang bisa meraih beasiswa ini adalah pelajar asing yang bukan berasal dari negara-negera kelompok Uni Eropa. Beasiswa ini juga terbuka lebar bagi pelajar/mahasiswa dari negara-negara ketiga yang telah memiliki hubungan budaya atau kerja sama tertentu dengan Pemerintah Romania.
Perlu diketahui, kandidat yang tidak bisa berbahasa Romania akan diberi kesempatan mengikuti kelas persiapan mempelajari bahasa Romania. Kandidat yang akan mendaftar dapat mengirimkan berkas aplikasinya ke Kementerian Luar Negeri Romania atau Kementerian Pendidikan, Riset, Pemuda, dan Olahraga melalui perwakilan Romania di Jakarta.
Batas akhir penerimaan berkas pendaftaran adalah 15 April 2011. Informasi mengenai beasiswa S1-S3 Romania bisa dilihat di http://www.dikti.go.id atau langsung melalui situs http://www.mae.ro.
InfoBeasiswaS1 – Beastudi Etos kembali membuka kesempatan bagi 150 siswa-siswi SMA/SMK di seluruh Indonesia untuk meraih Beasiswa Etos S1 2011. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya terbuka untuk 135 orang, jumlah penerima beasiswa ini mengalami penambahan karena ada penambahan dua universitas sebaran program Beastudi Etos, yaitu di...
By admin, on February 1st, 2011
InfoBeasiswaS1 – Beastudi Etos kembali membuka kesempatan bagi 150 siswa-siswi SMA/SMK di seluruh Indonesia untuk meraih Beasiswa Etos S1 2011. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya terbuka untuk 135 orang, jumlah penerima beasiswa ini mengalami penambahan karena ada penambahan dua universitas sebaran program Beastudi Etos, yaitu di Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Mulawarman (Unmul). Dengan demikian, saat ini Etos tersebar di 13 perguruan tinggi negeri (PTN) di 11 kota Indonesia dan seleksi nasionalnya akan melibatkan panitia daerah.
Beasiswa Etos tahun 2011 ini dimulai pada tanggal 5 Januari 2011. Seleksi beasiswa akan berlangsung hingga 31 Maret 2011, yang terdiri dari beberapa tahap, yaitu seleksi administratif, tes tertulis, wawancara, dan home visit.
Bagi yang berminat, berkas data diri dan data pendukung lain dapat dikirim melalui panitia seleksi daerah atau ke asrama Beastudi Etos terdekat. Informasi pendaftaran Seleksi penerima Beastudi Etos diadakan setiap tahun yang dibuka pada Januari 2011 ini.
Adapun persyaratan umum menerima beasiswa ini antara lain telah lulus SMA/sederajat, akan mengikuti seleksi masuk PTN program S-1, serta diterima pada PTN dan jurusan yang direkomendasikan Beastudi Etos Persyaratan. Informasi mengenai Beasiswa Etos untuk S1, syarat dan skema beasiswa bisa dilihat di situs http://lpi-dd.net/.
PT XL Axiata, Tbk bekerjasama dengan Yayasan Khazanah untuk memberikan Warga Negara Indonesia yang berprestasi untuk dapat melanjutkan studinya ke jenjang S2 di Malaysia. Khazanah Global Scholarship is a prestigious award that offers opportunities for bright and high-achieving Malaysians to pursue Undergraduate and Postgraduate studies at the...
PT XL Axiata, Tbk bekerjasama dengan Yayasan Khazanah untuk memberikan Warga Negara Indonesia yang berprestasi untuk dapat melanjutkan studinya ke jenjang S2 di Malaysia. Khazanah Global Scholarship is a prestigious award that offers opportunities for bright and high-achieving Malaysians to pursue Undergraduate and Postgraduate studies at the selected world’s leading universities. In addition, recipients of the Khazanah Global Scholarship are provided with leadership training and job attachment at leading organisations in Malaysia. Proses pendaftaran serta penyaringan para peserta program beasiswa pendidikan S2 ini akan mulai dibuka untuk masyarakat umum ,mulai tanggal 11 Juni hingga 15 Juli 2010. Dari para calon peserta yang mendaftar, nantinya hanya akan dipilih 5 orang terbaik yang berhak untuk dapat mendapatkan program beasiswa ini. Adapun pilihan program studi yang bisa dipilih oleh para peserta adalah Manajemen Pemasaran, Manajemen Bisnis, Teknologi Informatika serta Teknologi Telekomunikasi di 7 Universitas ternama di Malaysia yakni: Multimedia Univesiti, Universitas Kebangsaan Malaysia, Universitas Islam Antarbangsa Malaysia, Universitas Islam Antarbangsa Malaysia, Universitas Malaya, Universitas Putra Malaysia, Universiti Sains Malaysia
Beasiswa Scholarship General Terms and Conditions: 1. Posses strong leadership skills and active participation in extra-curricular, social or voluntary activities 2. A personal statement (for undergraduate study) or a research outline (for postgraduate study) will be required. 3. Applicants must have consistence and outstanding academic achievement record as follows: Kriteria 1. Warga Negara Indonesia 2. Lulus Pendidikan SMA/SMK/STM dengan nilai Ujian Akhir Nasional (UAN) min 8.00 dari 10.00 3. Lulus Pendidikan S1 dengan IPK min 3,5 dari 4,0 4. Memiliki Kemampuan memimpin yang baik serta aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler atau kegiatan sosial 5. Mampu berbahasa Inggris dengan Baik Baik tulis maupun Lisan 6. Berbadan Sehat
Bidang beasiswa Khazanah Global Scholarship 1. Manajemen Pemasaran (Management – Marketing) 2. Manajemen Bisnis (Business Management) 3. Teknologi Informatika (Information Technology) 4. Teknologi Telekomunikasi (Telecommunication Technology)
Pilihan Universitas untuk beasiswa Khazanah Global Scholarship a) Multimedia University b) Universiti Tenaga Nasional c) Universiti Sains Malaysia d) Universiti Kebangsaan Malaysia e) Universiti Putra Malaysia f) Universiti Malaya g) Universiti Islam Antarabangsa Malaysia.
Copy Dokumen yang diperlukan: 1. Fotocopy Ijazah kelulusan SMA/SMK/STM dan setingkatnya 2. Fotocopy Ijazah kelulusan Perguruan Tinggi setingkatnya 3. List Kurikulum mata kuliah mulai dari semester 1 sampai akhir. 4. Transkrip nilai dari semester 1 hingga selesai. (Ujian Nasional, Ujian Sekolah serta Tingkat Perguruan Tinggi) 5. SErtifikat TOEIC /TOEFL (Jika ada) 6. Sertifikat lainnya (Jika ada) 7. Fotocopy KTP 8. Riwayat Hidup/Curriculum Vitae
Cara Pendaftaran: 1. Download form pendaftaran beasiswa Khazanah Global Scholarship 2. Isilah form pendaftaran 3. Kirimkan form tersebut berikut dokumen yang kami minta melalui email ke corpcomm@xl.co.id
Incoming search terms for the article:
Related Informasi Beasiswa Scholarship:
The Goldman Sachs Global Leaders Program (GSGLP) – The University of SydneyThe Goldman Sachs Global Leaders Program (GSGLP) was established by the Goldman Sachs Foundation in 2001. The Goldman Sachs Global King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) Discovery Scholarship King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) is being built in Saudi Arabia as an international, graduate-level research university Lippo Bank Scholarsip 2007 Intake PT Bank Lippo Tbk (LB), a major investee company of Khazanah Nasional Berhad, Malaysia, believes in developing the human capital Sayembara Karya Tulis Bank Indonesia Dalam rangka mendorong optimisme bagi masa depan negara tercinta, Bank Indonesia mendorong pemikiran kreatif dari putra-putri terbaik bangsa melalui Sayembara Cari Beasiswa di sini Ini ada blog bagus buat kamu-kamu yang mau cari beasiswa. Situs ini memuat banyak informasi mengenai Yayasan-yayasan pemberi beasiswa, tips Follow any responses to this entry when people search for daftar beasiswa s2 (10), beasiswa s2 (8), scholarship s2 (8), uNIVERSITAS ANTAR BANGSA (8), beasiswa s2 ekonomi islam (8), beasiswa s2 ekonomi islam 2010 (7), universitas islam antar bangsa malaysia (7), beasiswa s2 khazanah (6), s2 scholarship (6), universitas antar bangsa malaysia (5), universitas islam antar bangsa (5), khazanah beasiswa (4), BEASISWA S2 UNIVERSITAS KEBANGSAAN MALAYSIA (4), khazanah global scholarship (3), daftar pemberi beasiswa s2 (3), beasiswa s2 universitas malaya (3), s2 ekonomi islam (3), s-2 di malaysia (3), khazanah scholarship (3), Global scholarship (3),
Subscribe Beasiswa student scholarship feed.
Leave a response, or Trackback from your own site.

Kita meyakini bahwa shalat merupakan tiang utama bangunan Islam. Siapa yang sengaja meninggalkannya karena menentang kewajibannya, sungguh ia telah kafir....
Kita meyakini bahwa shalat merupakan tiang utama bangunan Islam dan rukunnya yang kedua sesudah dua kalimat syahadat. Allah telah mewajibkannya bagi hamba-hamba-Nya lima kali dalam sehari semalam. Siapa yang melaksanakan dengan semestinya, ia akan mendapat nur (cahaya), keselamatan, dan petunjuk pada hari kiamat. Sebaliknya, siapa yang sengaja meninggalkannya karena menentang kewajibannya, sungguh ia telah kafir. Sedangkan yang meninggalkannya karena menganggapnya remeh, maka vonis kafir terhadapnya merupakan ranah ijtihad.
Perintah mendirikan shalat dalam Al-Qur’an sangat banyak. Bahkan menjadi perkara yang sudah sangat maklum dalam dien berdasarkan banyaknya dalil-dalil yang menyebutkannya.
Allah Ta’ala berfirman,
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآَتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” (QS. Al-Baqarah: 43)
قُلْ لِعِبَادِيَ الَّذِينَ آَمَنُوا يُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خِلَالٌ
“Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: "Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi atau pun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan.” (QS. Ibrahim: 31)
أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (QS. Al-Isra’: 78)
وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآَتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ
“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya.” (QS. Al-Ahzab: 33)
Allah memerintahkan untuk menjaga shalat dalam firman-Nya,
حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ
“Peliharalah segala shalat (mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk.” (QS. Al-Baqarah: 238)
Allah juga menetapkan jaminan ishmah (keselamatan) dan puncak selesainya perang. Allah Ta’ala berfirman,
فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ فَخَلُّوا سَبِيلَهُمْ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Jika mereka bertobat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Taubah: 5)
Allah juga menjadikan shalat sebagai tanda ukhuwah (persaudaraan) dalam agama. Allah Ta’ala berfirman,
فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَنُفَصِّلُ الْآَيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
“Jika mereka bertobat, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.” (QS. Al-Taubah: 11)
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan bahwa shalat adalah salah satu pilar utama bangunan Islam. Beliau bersabda,
بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ
“Islam dibangun di atas lima pilar: Syahadat bahwa tidak ada tuhan (yang hak) kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, . . . ” (Muttafaq ‘alaih)
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam juga menjelaskan bahwa meninggalkan shalat menyeret kepada kekufuran. Beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
إِنَّ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلَاةِ
“Sesungguhnya pembatas antara seseorang dengan kekufuran dan kesyirikan adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim dari Jabir)
Maknanya, yang menghalanginya dari menjadi kafir adalah selama dia tidak meninggalkan shalat. Maka apabila ia meninggalkannya, tidak ada pembatas antara dia dan kesyirikan, bahkan ia telah masuk ke dalamnya. (Keterangan tambahan dari Syarah Muslim li al-Nawawi)
“Perjanjian (yang membedakan) antara kami dan mereka (orang-orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa yang sengaja meninggalkannya maka ia telah menjadi kafir.” (HR. Ahmad dan Ahlussunan)
Maka apabila ia meninggalkannya (shalat), tidak ada pembatas antara dia dan kesyirikan, bahkan ia telah masuk ke dalamnya. (Keterangan tambahan dari Syarah Muslim li al-Nawawi)
Dari Abdillah bin Syaqiq al-‘Uqaili bebkata, “Para sahabat Nabi Muhammad tidak memandang satu amal yang meninggalkannya adalah kekafiran selain shalat.” (HR. al-Tirmidzi dan Hakim)
Dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diperintahkan untuk memerangi (suatu kaum) sehingga mereka menegakkan shalat. Beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka bersaksi bahwa tiada Tuhan (yang hak) kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat. Jika mereka melaksanakan semua itu, maka darah dan harta mereka terlindungi dariku kecuali hak Islam, sedangkan hisab mereka hanya kepada Allah.” (muttafaq ‘alaih)
Orang yang meninggalkan shalat kelak pada hari kiamat akan dihimpun bersama pentolan-pentolan orang kafir, yaitu Qarun, Fir’aun, Hamman, dan Ubay bin Khalaf.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga menjelaskan bahwa orang yang meninggalkan shalat kelak pada hari kiamat akan dihimpun bersama pentolan-pentolan orang kafir. Dari Abdullah bin Amr bin al-‘Ash, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa pada suatu hari beliau pernah membicarakan tentang shalat. Lalu beliau bersabda, “Siapa yang menjaganya, ia akan memperoleh cahaya, petunjuk, dan keselamatan pada hari kiamat. Dan siapa yang tidak menjaganya, ia tidak akan punya cahaya, petunjuk, dan tidak selamat. Dan kelak pada hari kiamat ia akan bersama Qarun, Fir’aun, Hamman, dan Ubay bin Khalaf.” (HR. Ahmad, Thabrani, dan Ibnu Hibban)
- Ini adalah tulisan bersambung yang ke 62 dari prinsip-prinsip Islam. Diterjemahkan oleh Badrul Tamam dari kitab Maa Laa Yasa’ al-Muslima Jahluhu, DR. Abdullah Al-Mushlih dan DR. Shalah Shawi.
Tulisan Terkait:
1. Bersuci Adalah Separoh Iman & Syarat Sahnya Shalat
2. Shalat Adalah Cahaya
3. Saat Hujan, Wajibkah Shalat Berjamaah di Masjid?
Share this post..

Aku bangga dengan ibuku, walaupun orang memandang rendah pekerjaannya sebagai pembantu rumah tangga, namun ibu bisa menjadi tumpuan harapan anak-anaknya. Ibuku adalah seorang pahlawan tanpa pujian....
Beberapa teman menanyakan kepadaku, apa pekerjaan ibumu? aku menjawab, pekerjaan ibuku adalah membantu orang tanpa mengenal jam kerja dan lembur, menyenangkan dan meringankan beban orang lain, mengasihi putra orang lain, merawat orang lain dengan penuh ketelatenan, melayani orang lain dengan penuh semangat dan masih banyak lagi. Intinya, pekerjaan ibuku adalah pekerjaan yang mulia, sangat mulia. aku menyebutnya, pekerjaan kasih sayang.
Mereka bertanya lagi, berapa gaji ibuku? aku lalu menceritakan kepada mereka, setiap hari aku melihat ibu berangkat di pagi hari dan pulang malam hari. Dan bangganya aku ketika melihat, tiada keluh kesah yang keluar dari ibuku yang penyayang. Bahkan Ibu mengatakan kepadaku, bahwa kita harus bekerja bukan hanya dengan tenaga ataupun pikiran, tapi dengan hati. Merawat barang milik orang lain, menyayangi anak orang lain, dan sebagainya, haruslah dilakukan dengan sepenuh hati. Lalu aku bertanya kepada mereka, dengan semua itu kira kira berapa gaji yang pantas diberikan untuk ibuku?. Mereka Hanya diam, tidak memberi jawaban.
selanjutnya, Mereka malah bertanya lagi, apakah aku tidak malu mempunyai ibu yang dipandang sebelah mata, berpendidikan rendah, dan kelihatan miskin. Ya Allah, apakah orang orang itu lupa, Baju licin yang mereka pakai dan telah disetrika itu, lantai rumah mereka yang bersih, hasil cucian yang harum adalah hasil kerja ibuku.
Mungkin aku justru akan malu jika ibuku adalah seorang majikan yang kaya, yang lupa berterima kasih kepada para pembantu rumah tangga seperti ibuku. Aku akan malu, jika seandainya aku ini anak yang manja yang hanya bisa menyuruh-nyuruh seperti seorang raja kepada rakyatnya. Apalagi sampai lupa bahwa tangan pembantuku hanya dua. Aku juga akan malu jika aku menjadi mandor yang tidak pernah absen membentak atau berteriak hanya karena kesalahan kecil, misalnya pakaian sobek karena salah menyetrika. Dan pasti aku akan malu jika menjadi bos yang hanya memberikan sedikit gaji, tapi sudah bertingkah seakan akan aku sudah membeli seluruh dunia dan hidup mereka.
Ya begitulah kebanyakan orang memandang ibuku. Tapi tak apalah, Kedudukan seseorang dalam pandangan manusia bisa saja mulia, tapi belum tentu dalam pandangan Allah. Siapa tahu ibadah ibuku lebih ikhlas dari pada mereka, yang memiliki ilmu sedikit tapi mengamalkannya. Siapa tahu mungkin ibuku dalam pandangan Allah lebih mensyukuri nikmat yang telah diberikan dari pada mereka. Dan... siapa tahu malah ibukulah yang lebih didengar doa- doanya dari pada mereka. Hanya Allah Subhanahu wata'ala yang maha tahu hati hamba hambanya.
Aku bangga dengan ibuku, walaupun orang memandang rendah pekerjaannya sebagai pembantu rumah tangga, namun ibu bisa menjadi tumpuan harapan anak-anaknya. pekerjaan yang dilakukan ibuku adalah pekerjaan mulia dengan penghasilan yang halal, dan ibuku adalah seorang pahlawan tanpa pujian.
(Syahidah)
Share this post..

Banyak orang mengeluh obat yang diminum tidak manjur. Ternyata ada kuncinya agar manfaat obat tersebut jadi manjur. Bagaimana caranya?...
Ilmuwan dari Oxford, Cambridge dan 2 universitas lain dari Jerman menemukan sembuh tidaknya suatu penyakit bukan hanya tergantung obatnya, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pikiran. Pasien akan lebih cepat sembuh jika dalam pikirannya tidak ada keragu-raguan tentang jenis dan khasiat obat yang dipakainya. Hal ini dibuktikan dalam eksperimen yang melibatkan 22 relawan, para ahli membuktikan bahwa kekuatan pikiran sangat berperan dalam kesembuhan penyakit. Di awal eksperimen, rangsang nyeri diberikan dengan intensitas sedang melalui alat pemanas yang ditempelkan di permukaan kulit para relawan. Para relawan diminta memberi skor rasa sakit dengan rentang 0-100 dan diperoleh skor rata-rata yakni 66. Selanjutnya para relawan mendapat obat pereda nyeri dari golongan opiat lewat injeksi intravena. Tanpa diberi tahu obat apa yang diinjeksikan, para relawan diminta menilai lagi rasa sakitnya dan ternyata rata-rata berkurang menjadi 55. Begitu tahu bahwa obat yang disuntikkan adalah pereda nyeri, rata-rata skor rasa nyeri menjadi semakin rendah yakni 39. Penurunan intensitas nyeri ini menunjukkan bahwa dengan meyakini fungsi obat yang diberikan, pasien lebih banyak mendapat manfaat dari obat tersebut. Demikian juga ketika para relawan diberitahu bahwa pemberian obat itu sudah dihentikan, rata-rata skor rasa nyeri kembali meningkat menjadi 64. Padahal menurut perhitungan para ahli, efek obat yang disuntikkan seharusnya masih bekerja hingga beberapa jam kemudian. "Temuan ini menegaskan bahwa dokter tidak boleh mengabaikan pentingnya memberi informasi pada pasien tentang obat apa yang diberikan dan apa fungsinya," ungkap salah satu peneliti, Prof Irene Tracey seperti dikutip dari Telegraph. Dokter harus jelas memberikan info ke pasien obat ini untuk apa, sehingga pasien mengerti fungsi obatnya dan ketika minum yakin akan manfaat obat tersebut sehingga memberikan efek yang lebih manjur. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan baru-baru ini dalam jurnal Science Translational Medicine.
(sydh/dtc)
Share this post..

Tak bisa 'lepas' dari orangtua, hanyalah satu dari sekian masalah rumahtangga yang terjadi. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa benar benar mandiri setelah menikah?...
Tak bisa ‘lepas’ dari orangtua, hanyalah satu dari sekian masalah rumahtangga yang terjadi. Salah satu pihak menganggap pasangannya belum mandiri karena masih sering bergantung banyak hal pada orangtua. Bergantung dalam hal petunjuk dan bimbingan menjalani hidup tentu masih wajar. Namun bergantung dari segi finansial dan emosional tentulah tidak wajar, apalagi untuk jangka waktu panjang. Serba-serbi Ketidakmandirian
Wujud kemandirian bukan hanya finansial, melainkan segala aspek kehidupan pasangan suami-istri. Banyak pasangan yang tetap bergantung pada orangtuanya dalam hal mengasuh, mendidik anak. Suami memilih untuk bekerja, dan tanggung jawab mengasuh anak diserahkan kepada orangtua atau mertua. Biasanya sebagian besar pasangan memilih tinggal dengan orangtua atau dekat dengan orangtua karena alasan tersebut. Ketergantungan atau ketidakmandirian lain yang acapkali terjadi adalah saat mengambil keputusan. Wanita sebagai ibu dari anak-anak tidak mampu mandiri dalam mengambil keputusan. Bukan sekadar meminta pendapat, tapi tidak bisa mengambil keputusan bila tidak ada orangtuanya. Bahkan yang lebih parah, si wanita tidak pernah mengambil keputusan bagi keluarganya sendiri. Orangtuanyalah yang selalu mengambil keputusan. Di sisi lain, terkadang orangtua tidak siap melepas anaknya yang sudah menikah. Mereka tetap dianggap sebagai anak kecil yang harus di bawah kendalinya. Orangtua tetap merasa harus dan berhak mengatur kehidupan anak bahkan menantunya. Namun, ada pula istri yang mengeluh karena tak pernah merasa menjadi seorang ibu rumah tangga, karena segala sesuatu diatur mertuanya. Artinya pihak suami-lah yang belum mampu mandiri. Pisah dari orangtua bukan jaminan
Di Indonesia, tinggal dekat atau serumah dengan orangtua hingga dewasa dan berumahtangga termasuk hal biasa. Umumnya alasan utama yakni suami-istri sama-sama bekerja di luar rumah dengan perjalanan yang amat menyita waktu. Tinggal serumah dengan kakek-nenek membuat orangtua Indonesia merasa lebih aman meninggalkan anak-anaknya bersama pengasuh, sebab ada yang mengawasi. Alasan kedua, tinggal bersama orangtua selama beberapa tahun membantu pasangan yang baru menikah untuk bisa menabung dan membeli rumah sendiri ketimbang dipakai untuk menyewa. Sebaliknya, ada pasangan yang walaupun sudah mampu tinggal di rumah sendiri namun salah satu pihak masih belum bisa menjalankan peran sepenuhnya sebagai suami-istri atau ayah-ibu yang baik bagi anak-anaknya. Jadi, domisili atau perihal tempat tinggal bukanlah jaminan agar salah satu pihak (suami/istri) tak bergantung lagi dengan orangtua. Apakah Ketergantungan Bisa Diatasi?
Hal ini bisa terwujud dengan niat dan tekad yang kuat untuk belajar mandiri. Jangan sampai masalahnya semakin besar karena pasangan terbiasa bergantung pada orangtua dan malah tidak tergerak untuk berusaha. Kemandirian bukan berarti harus memikirkan diri sendiri tanpa memerhatikan orang lain, utamanya pasangan hidup. Kemandirian dalam berpikir dan bertindak berarti mengedepankan rasa percaya diri dalam menghadapi setiap peristiwa yang terjadi. Dengan demikian, tak perlu menunggu pasangan bertindak ketika harus menentukan sikap terhadap suatu momen penting.
(sydh/Mom& Kiddie)
Share this post..

"sabar itu tidak berarti ada batasnya, kata orang sabar ada batasnya, tapi kalau buat saya nggak, sekalipun kita ngerasain beratnya hidup kaya' gimana, kita nggak cukup hanya sabar, mungkin harus lebih dari sabar lagi,. Saya Percaya Allah maha mengasihi" Ungkap Bu Sumina...
Bertemu dengan sosok sederhana yang tabah dan kuat dalam hidup, pasti akan memberikan kesan tersendiri. apalagi jika mendengar keseharian dan perjuangannya dalam menjadi tulang punggung keluarga. itulah bu sumina, seorang ibu yang memilih profesi tukang parkir sebagai penyangga periuk nasi keluarganya. Kata kata dan nasehat yang sederhana namun dalam dan penuh makna, disuguhkan sebagai hasil dari pengalamannya yang jelas jelas sangat fasih dengan hal yang bernama kemiskinan. Namun, Subhanallah, kesemua itu tidaklah mengubah pendiriannya untuk tetap berada pada jalan yang lurus. " Dulu saya pernah ditawari menjadi PSK, banyak yang menawari saya, tapi saya tidak mau. Saya masih punya malu sama Allah. Saya memang tidak punya kemampuan seperti orang yang pintar lainnya, bisa saya hanya ini. ya saya lakukan, yang penting anak anak bisa sekolah" Ujar ibu yang sudah hampir 8 tahun menjadi tukang parkir ini. Keteguhan dan keikhlasannya pun tidak hanya sampai disitu, Bu Sumina yang mengaku masih banyak kekurangan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, bahkan masih "menyempatkan" diri untuk mengasuh anak anak yang kurang beruntung. " Seumpama ada anak teman saya yang datang kerumah, atau anak yatim yang mampir, ya mereka saya anggap anak saya sendiri. Ra sah di gawe beban ( tidak usah di buat beban ), yang ada ya dimakan bareng bareng, kalau nggak ada ya saya bilang apa adanya" Jelasnya. Selain itu, walau dengan profesi yang dia jalankan saat ini, dia tidak segan-segan mendidik dirinya untuk tetap menjadi wanita yang patuh pada aturan Allah untuk menutup aurat " Saya putuskan untuk pakai kerudung. Saya kok merasa tenang begitu, nanti kalau orang mau pegang-pegang saya, karena saya pakai kerudung, pasti mereka tidak jadi dan malah akan malu sendiri. ini menjaga saya" Demikian ujarnya Jika ada yang bertanya, apakah tidak ada profesi yang lain yang bisa dipilih sebagai mana pantasnya wanita? atau apakah suaminya tidak menafkahinya?, Maka garis takdir Bu Sumina menjelaskan bahwa seseorang akan selalu diberi cobaan dari manapun datangnya, termasuk dari suami dan anak. Bu sumina adalah perempuan yang telah menunggu datangnya kehadiran buah hati selama hampir 8 tahun, dan cobaan ke keduanya adalah berasal dari suaminya, yang akhirnya memaksa dia untuk menjadi tulang punggung keluarga." kalau memang bapaknya tidak sanggup membiayai kehidupan sehari- hari,ya memang berat, ya udah ndak papa, saya ikhlas, yang kerja saya" jelasnya Memang hidup tidak selalunya lurus dan indah, namun hal inilah yang justru mendidiknya menjadi pribadi yang ikhlas dan sabar. "sabar itu tidak berarti ada batasnya, kata orang sabar ada batasnya, tapi kalau buat saya nggak, sekalipun kita ngerasain beratnya hidup kaya' gimana, kita nggak cukup hanya sabar, mungkin harus lebih dari sabar lagi" kata wanita yang bekerja dari pagi jam 7 pagi sampai setengah sembilan malam ini. Kesabaran itu juga terwujud dari kesederhanaan sikap saat seringkali menerima tuduhan pencurian saat ada suatu barang yang hilang selama memarkirkan kendaraan. " Disabari saja mbak, wong saya ndak tahu sama sekali, demi Allah saya bentuk barangnya saja tidak lihat." katanya sambil sesekali mengingat kejadian yang sering kali menimpanya di area kerja. Sebuah pelajaran hidup tentang sabar dan ikhlasnya seorang wanita telah diperlihatkan oleh Bu Sumina. Sama sekali tiada keluh kesah saat menggantikan posisi suami dengan memikul tanggung jawab keluarga " Siapa wanita yang mau menjadi seperti saya, pasti ndak ada, tapi ini saya lakukan demi keluarga, saya percaya Allah maha mengasihi. Allah pasti tahu niat saya baik, dan hal yang baik selalu akan dibalas Allah dengan kebaikan" Ungkapnya dengan yakin
(Syahidah/voa-islam.com)
Share this post..

Toksoplasma merupakan suatu infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii yang penyebarannya bisa terjadi melalui makanan atau air yang sudah terkontaminasi serta bisa juga ditularkan dari hewan ke manusia....
Kucing sering dituding sebagai penyebab utama toksoplasma. Tapi ternyata infeksi toksoplasma pada perempuan lebih banyak disebabkan oleh konsumsi makanan mentah atau yang dimasak tidak sempurna. "Fakta yang ada penyebaran toksoplasma paling umum terjadi dari sayuran mentah atau sayuran yang tidak dicuci dengan benar serta makanan yang dimasak dengan tidak sempurna," ujar Dr. Liliane Grangeot-Keros seorang pakar imunologi dari Universite Paris Sud II dalam acara Briefing Media: Mewaspadai TORCH Saat Kehamilan. Toksoplasma merupakan suatu infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii yang penyebarannya bisa terjadi melalui makanan atau air yang sudah terkontaminasi serta bisa juga ditularkan dari hewan ke manusia. "Pada binatang, toksoplasma bukan berasal dari bulunya tapi dari kotoran yang dikeluarkan, jadi bukan karena mencium-cium kucing. Dan risiko toksoplasma lebih besar dari anjing dibanding kucing," ujar Dr Yuditia Purwosunu, SpOG(K) dari divisi Fetomaternal Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI. Infeksi toksoplasma pada orang dewasa atau perempuan yang sedang hamil umumnya tidak menimbulkan gejala, kalaupun ada biasanya berupa meriang atau demam ringan sehingga ia tidak akan mengetahui jika bayi yang dikandungnya berisiko terinfeksi. Pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh menurun atau rendah, maka infeksi toksoplasma bisa berakibat besar terhadap morbiditas dan juga mortilitas bayi yang sedang dikandungnya. Dr Keros menuturkan jika parasit ini ditularkan ke bayi yang sedang dikandung maka bisa menyebabkan gangguan atau kelainan pada janin seperti: 1. 5-10 persen kehamilan akan mengalami keguguran spontan. 2. 8-10 persen kehamilan menyebabkan bayi lahir dengan kerusakan mata atau otak yang parah. 3. 10-13 persen kehamilan menyebabkan bayi lahir dengan gangguan penglihatan (visual handicaps). "Karenanya pemeriksaan (screening) untuk TORCH (Toksoplasma, rubella, cytomegalovirus/CMV dan herpes simplex) sangat penting dilakukan pada saat trimester pertama kehamilan," ujar Dr Keros yang juga menjadi penasehat WHO untuk infeksi rubella. Jika seseorang diketahui terinfeksi toksoplasma, maka ia akan diberikan perawatan untuk mengurangi risiko penularan parasit tersebut ke tubuh si janin yang sedang dikandung.
(sydh/dtc)
Share this post..

Dalam kacamata orang dewasa, anak-anak terlihat bebas dari stres. Jangan salah. Anak-anak juga bisa merasa stres.
Kegiatan di sekolah ataupun pergaulannya mungkin salah satu penyebabnya....
Sebagai orang tua, kita memang tidak dapat menghindarkan anak dari stres. Namun, hal tersebut bisa diatasi dengan membantu anak membangun cara-cara yang sehat untuk menghadapi stres. Survei dari sebuah penelitian menunjukkan anak mungkin tidak akan memulai obrolan dengan orang tua mereka, dengan menyatakan bahwa dirinya sedang menghadapi masalah sampai-sampai merasa stres. Namun, terbukti juga bahwa anak-anak sesungguhnya ingin orang tua mengetahui perasaan dan membantu mereka. Berikut beberapa saran yang dikutip dari Kidshealth.org yang bisa Anda terapkan jika melihat anak tengah dirundung masalah: * Katakan kepada anak bahwa dia terlihat sedang ada masalah. Misalnya, 'Sepertinya kamu sedang marah'. Hindari nada menuduh seperti 'Aduh, ada apa lagi sih, kok kamu kelihatannya marah'. * Dengarkan anak saat dia bercerita tentang apa yang dialaminya, yang membuatnya marah atau sedih. Biarkan dia bercerita sampai akhir, jangan memotong apalagi menghakiminya. * Perlihatkan empati, misalnya dengan berucap 'Wah, itu pasti bikin kesal, ya'. Dengan begitu, anak akan merasa didukung orang tuanya. * Jika ada solusi atas kejadian yang membuatnya marah, utarakan tanpa bernada perintah. Misalnya, 'Menurut ibu, kamu enggak usah main dulu deh sama si anu kalau dia sering membuatmu kesal, bagaimana menurutmu?'. * Jika memang kegiatan sekolah yang penuh tekanan membuat anak stres, coba kurangi kegiatannya, tentu dengan kesepakatan bersama. * Tak perlu berlebihan menanggapi masalahnya. Jika memang bisa dialihkan, ajak anak memikirkan topik atau kegiatan lain. * Terkadang anak justru sulit diajak bicara saat sedang bermasalah. Orang tua tidak perlu memaksanya. Ajak saja si anak melakukan kegiatan bersama, misalnya menonton film atau sekadar jalan-jalan. Dengan begitu anak tahu, orang tuanya selalu siap membantunya. * Orang tua tidak perlu langsung turun tangan memperbaiki keadaan yang membuat anak stres. Misalnya, langsung berniat melabrak anak lain yang mengakibatkan anak Anda kesal. Fokuslah membantu anak agar berkembang menjadi pribadi yang mampu memecahkan masalahnya dengan bijak.
(sydh/MI)
Share this post..
|