rumah
Pembantu Rumah Tangga, Itulah Pekerjaan Ibuku, Dan Aku Bangga Padanya Aku bangga dengan ibuku, walaupun orang memandang rendah pekerjaannya sebagai pembantu rumah tangga, namun ibu bisa menjadi tumpuan harapan anak-anaknya. Ibuku adalah seorang pahlawan tanpa pujian....
Pembantu Rumah Tangga, Itulah Pekerjaan Ibuku, Dan Aku Bangga Padanya

Beberapa teman menanyakan kepadaku, apa pekerjaan ibumu? aku menjawab, pekerjaan ibuku adalah  membantu orang tanpa mengenal jam kerja dan lembur, menyenangkan dan meringankan beban orang lain, mengasihi putra orang lain, merawat orang lain dengan penuh ketelatenan, melayani orang lain dengan penuh semangat dan masih banyak lagi. Intinya, pekerjaan ibuku adalah pekerjaan yang mulia, sangat mulia. aku menyebutnya, pekerjaan kasih sayang.

Mereka bertanya lagi, berapa gaji ibuku? aku lalu menceritakan kepada mereka, setiap hari aku melihat ibu berangkat di pagi hari dan pulang malam hari. Dan bangganya aku ketika melihat, tiada keluh kesah yang keluar dari ibuku yang penyayang. Bahkan Ibu mengatakan kepadaku, bahwa kita harus bekerja bukan hanya dengan tenaga ataupun pikiran, tapi dengan hati. Merawat barang milik orang lain, menyayangi anak orang lain, dan sebagainya, haruslah dilakukan dengan sepenuh hati. Lalu aku bertanya kepada mereka, dengan semua itu kira kira berapa gaji yang pantas diberikan untuk ibuku?. Mereka Hanya diam, tidak memberi jawaban.

selanjutnya, Mereka malah bertanya lagi, apakah aku tidak malu mempunyai ibu yang dipandang sebelah mata, berpendidikan rendah, dan kelihatan miskin. Ya Allah, apakah orang orang itu lupa, Baju licin yang mereka pakai dan telah disetrika itu, lantai rumah mereka yang bersih, hasil cucian yang harum adalah hasil kerja ibuku. 

Mungkin aku justru akan malu jika ibuku adalah seorang majikan yang kaya, yang lupa berterima kasih kepada para pembantu rumah tangga seperti ibuku. Aku akan malu, jika seandainya aku ini anak yang manja yang hanya bisa menyuruh-nyuruh seperti seorang raja kepada rakyatnya. Apalagi sampai lupa bahwa tangan pembantuku hanya dua. Aku juga akan malu jika aku menjadi mandor yang tidak pernah absen membentak atau berteriak hanya karena kesalahan kecil, misalnya pakaian sobek karena salah menyetrika. Dan pasti aku akan malu jika menjadi bos yang hanya memberikan sedikit gaji, tapi sudah bertingkah seakan akan aku sudah membeli seluruh dunia dan hidup mereka. 

Ya begitulah kebanyakan orang memandang ibuku. Tapi tak apalah, Kedudukan seseorang dalam pandangan manusia bisa saja mulia, tapi belum tentu dalam pandangan Allah. Siapa tahu ibadah ibuku lebih ikhlas dari pada mereka, yang memiliki ilmu sedikit tapi mengamalkannya. Siapa tahu mungkin ibuku dalam pandangan Allah lebih mensyukuri nikmat yang telah diberikan dari pada mereka. Dan... siapa tahu malah ibukulah yang lebih didengar doa- doanya dari pada mereka. Hanya Allah Subhanahu wata'ala yang maha tahu hati hamba hambanya.

Aku bangga dengan ibuku, walaupun orang memandang rendah pekerjaannya sebagai pembantu rumah tangga, namun ibu bisa menjadi tumpuan harapan anak-anaknya. pekerjaan yang dilakukan ibuku adalah pekerjaan mulia dengan penghasilan yang halal, dan ibuku adalah seorang pahlawan tanpa pujian.

(Syahidah)

Share this post..

Selanjutnya

 
Matikan Lampu Satu Jam pada 26 Maret Tahun ini, perayaan Earth Hour jatuh pada tanggal 26 Maret 2011. Matikan lampu sejam dari pukul 20.30-21.30....

KOMPAS.com — Tahukan Anda tentang Earth Hour? Perayaan Earth Hour merupakan sebuah gerakan global untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan di seluruh dunia untuk mematikan lampu dan alat elektronik selama 1 jam.

Perayaan Earth Hour dilaksanakan setiap hari Sabtu minggu ketiga pada bulan Maret. Pelaksanaannya dilakukan mulai pukul 20.30-21.30 waktu setempat. Tahun ini, perayaan Earth Hour jatuh pada tanggal 26 Maret 2011.

Awalnya, perayaan ini adalah kampanye kolaborasi WWF Australia, Fairfax Media, dan Leo Burnett untuk kota Sydney, Australia. Tujuannya  untuk mengurangi emisi gas rumah kaca di kota itu sebanyak 5 persen pada 2007. Hingga tahun lalu, 128 negara telah terlibat perayaan ini.

Nyoman Iswarayoga, Director Climate and Energy Program WWF Indonesia, mengatakan, "Tahun ini ada yang berbeda dari perayaan Earth Hour. Jika tahun lalu hanya 60, maka tahun ini jadi 60+. Artinya, setelah 60 menit mematikan lampu selanjutnya menjadi gaya hidup."

"Kita mengharapkan, setelah perayaan Earth Hour orang bisa menyadari perlunya penghematan pemakaian energi. Orang bisa mengubah gaya hidupnya," lanjutnya dalam konferensi pers perayaan Earth Hour di Sheraton Media Hotel & Towers, Jakarta, Selasa (1/3/2011).

Untuk merangkul sebanyak mungkin individu, WWF Indonesia mengadakan road show di beberapa kota, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali. Road show bertujuan untuk merangkul komunitas agar bisa membantu menggerakkan masyarakat sekitar berpartisipasi dalam Earth Hour.

Setelah Earth Hour, Nyoman mengajak setiap orang untuk mengubah gaya hidup dari tindakan kecil. "Misalnya kita bisa tahu apakah lampu yang menyala di rumah atau kantor sebenarnya diperlukan atau tidak. Lalu kalau ke supermarket bisa bawa tas sendiri atau harus minta tas plastik," paparnya.

Perubahan gaya hidup, menurut dia, bisa dimulai di tingkat perusahaan ataupun rumah tangga. Budaya perusahaan yang diperkenalkan kepada karyawan bisa dibawa dan ditularkan karyawan ke tingkat rumah tangga dan lingkungan sekitarnya. Mekanisme sebaliknya pun bisa terjadi. Ayo rayakan 60+ Earth Hour!

Selengkapnya

 

Oknum PNS Bantah Berbuat Mesum

Oknum PNS Sekretariat DPRD Kabupaten Solok berinisial "Rm" membantah berbuat mesum dengan oknum pegawai tenaga harian lepas (THL) Sekretariat DPRD setempat, "Fn" di rumah kosnya, kawasan Perumnas Arosuka, Senin...

Oknum PNS Bantah Berbuat Mesum

Oknum PNS Sekretariat DPRD Kabupaten Solok berinisial "Rm" membantah berbuat mesum dengan oknum pegawai tenaga harian lepas (THL) Sekretariat DPRD setempat, "Fn" di rumah kosnya, kawasan Perumnas Arosuka, Senin (28/2).

"Kronologis kejadian yang sebenarnya bukan seperti yang diberitakan dalam media tempo hari," aku "Rm", Kamis (3/3).

Dituturkannya, penggrebekan yang dilakukan warga tersebut ketika ia berada di luar rumah. Kala itu "Rm" hendak pergi ke Kotobaru bersama "Fn". Lantas di depan rumah datang warga bertanya. "Ada anda membawa perempuan ke rumah malam minggu kemarin," ujar "Rm" menirukan perkataan warga kepadanya.

Di tempat terpisah, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Solok Musfian yang ditemui menuturkan, khusus untuk oknum "Fn" langsung dipecat sebagai pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Solok. Pasalnya, "Fn" merupakan pegawai tenaga harian lepas (THL) di Sekretariat DPRD.

Di lain pihak, Kepala Satpol PP Kabupaten Solok Efriadi menyilakan "Rm" melakukan bantahan tersebut. Efriadi bersikukuh "Rm dan "Fn" digrebek warga dan diserahkan ke Satpol PP. Satpol PP sebagai aparat pengawal Perda tetap mengakomodir permintaan warga tersebut. []

[ Red/Muslim ]

 
Powered by Tags for Joomla
Copyright © 2009 Alumni SMAN 1 Gunung Talang. All Rights Reserved. | Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License
Website Alumni SMAN 1 Gunung Talang - Cupak, Solok disiapkan oleh bpiliang | Template by JoomlaPraise