warga
Kompasiana Gelar Blogshop di Palembang Pelatihan blog Telkomsel Kompasiana Blogshop dimulai pagi ini, Sabtu (19/2/2011), di kota Palembang....

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2011, Kompasiana dan Telkomsel akan menggelar pelatihan ngeblog di kota-kota besar lewat kegiatan bertajuk Telkomsel Kompasiana Blogshop. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai pagi ini, Sabtu (19/2/2011), di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Keterlibatan Telkomsel di acara ini merupakan wujud komitmennya dalam mengembangkan konten lokal berkualitas yang dibuat warga Internet melalui media sosial, salah satunya Kompasiana. Acara blogshop (blogging workshop) di Palembang akan digelar di Hotel Jayakarta Daira dengan dua materi utama, yaitu "Jurnalisme Warga" (Citizen Journalism) dan "Kiat Menulis Cepat" yang dilanjutkan dengan praktek menulis cepat.

Pelatihan sehari ini juga akan diselingi dengan hiburan musik dan paparan dari Telkomsel. Redaktur Pelaksana Kompas.com, Pepih Nugraha, berharap kegiatan semacam ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan juga gairah warga untuk berbagi informasi lewat tulisan di dunia maya.

"Lewat kegiatan ini, kita ingin menularkan ilmu menulis dan berharap para peserta bisa bertemu dengan langsung dengan teman-temannya di dunia maya," kata Pepih.

Blogshop Aceh

Kegiatan blogshop sendiri merupakan pelatihan khusus warga Internet yang pelaksanaanya di Indonesia dipelopori oleh Kompasiana pada bulan Mei 2008. Telkomsel Kompasiana Blogshop akan diadakan di 10 kota besar seperti Palembang, Aceh, Medan, Jakarta, Bandung dan Makassar. Setelah Palembang, Kompasiana rencananya akan mengadakan blogshop di Aceh.

Kompasiana tidak memungut biaya sepeser pun kepada para peserta. Untuk mengikuti kegiatan ini, calon peserta diwajibkan memiliki nomor Telkomsel dan membuat akun di Kompasiana. Pendaftaran blogshop dibuka di http://blogshop.kompasiana.com. Agar pelatihan berlangsung efektif, jumlah peserta di setiap kota dibatasi sekitar 100 orang.

 

Dua Orang Warga Digigit Babi Hutan

Dua warga Korong Toboh Marunggai, Kenagarian Sikucur, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padangpariaman menjadi korban amukan babi hutan.

Akibatnya, kedua korban yang merupakan ibu dan anaknya...

Dua Orang Warga Digigit Babi Hutan

Dua warga Korong Toboh Marunggai, Kenagarian Sikucur, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padangpariaman menjadi korban amukan babi hutan.

Akibatnya, kedua korban yang merupakan ibu dan anaknya itu mengalami luka-luka pada bagian lengannya. Ke dua korban tersebut masing masing Jaminar (35) dan Vina (5). Beruntung dalam kejadian tersebut korban masih sempat diselamatkan warga dengan melarikannya ke RSU M Jamil Padang.

"Diduga hewan babi itu mengamuk karena terluka sehingga tiba-tiba menyerang kedua korban," ungkap Wali Korong, Toboh Marunggai Tando Zen, Kamis (3/3).

Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni yang dikonfirmasi terpisah mengakui kejadian itu. Dan pihaknya sebut bupati juga telah berkunjung ke rumah korban. Dalam kunjungan tersebut terlihat kondisi kedua korban sudah mulai membaik. []

[ Red/Muslim ]

 

Oknum PNS Bantah Berbuat Mesum

Oknum PNS Sekretariat DPRD Kabupaten Solok berinisial "Rm" membantah berbuat mesum dengan oknum pegawai tenaga harian lepas (THL) Sekretariat DPRD setempat, "Fn" di rumah kosnya, kawasan Perumnas Arosuka, Senin...

Oknum PNS Bantah Berbuat Mesum

Oknum PNS Sekretariat DPRD Kabupaten Solok berinisial "Rm" membantah berbuat mesum dengan oknum pegawai tenaga harian lepas (THL) Sekretariat DPRD setempat, "Fn" di rumah kosnya, kawasan Perumnas Arosuka, Senin (28/2).

"Kronologis kejadian yang sebenarnya bukan seperti yang diberitakan dalam media tempo hari," aku "Rm", Kamis (3/3).

Dituturkannya, penggrebekan yang dilakukan warga tersebut ketika ia berada di luar rumah. Kala itu "Rm" hendak pergi ke Kotobaru bersama "Fn". Lantas di depan rumah datang warga bertanya. "Ada anda membawa perempuan ke rumah malam minggu kemarin," ujar "Rm" menirukan perkataan warga kepadanya.

Di tempat terpisah, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Solok Musfian yang ditemui menuturkan, khusus untuk oknum "Fn" langsung dipecat sebagai pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Solok. Pasalnya, "Fn" merupakan pegawai tenaga harian lepas (THL) di Sekretariat DPRD.

Di lain pihak, Kepala Satpol PP Kabupaten Solok Efriadi menyilakan "Rm" melakukan bantahan tersebut. Efriadi bersikukuh "Rm dan "Fn" digrebek warga dan diserahkan ke Satpol PP. Satpol PP sebagai aparat pengawal Perda tetap mengakomodir permintaan warga tersebut. []

[ Red/Muslim ]

 
Powered by Tags for Joomla
Copyright © 2009 Alumni SMAN 1 Gunung Talang. All Rights Reserved. | Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License
Website Alumni SMAN 1 Gunung Talang - Cupak, Solok disiapkan oleh bpiliang | Template by JoomlaPraise